Misteri Kematian SA Pemandu Lagu di THM Samarinda

Keterangan: Ilustrasi seseorang meninggal dunia karena overdosis. (Istimewa / Dok. Darni – Realnewsid.com)

KALTIM – Realnewsid.com: Kematian SA, seorang pemandu lagu asal Jakarta yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Imam Bonjol, Samarinda, masih menyisakan misteri dan dugaan kuat adanya upaya penutupan kasus oleh pihak pengelola.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis subuh (13/11/2025). SA dinyatakan meninggal setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sebelum kolaps, SA diduga mengonsumsi minuman keras, pil ineks, dan sabu di lingkungan tempatnya bekerja.

Bacaan Lainnya

Menurut sumber internal THM, sebelum kejadian malang itu SA masih menemani tamu di ruang hiburan. Seusai bekerja dan dalam kondisi mabuk, ia berjalan menuju mes karyawan yang berada di area belakang bangunan. Di sanalah ia diduga kembali menggunakan sabu di kamar mandi.

Sekitar dua jam kemudian, SA ditemukan merintih kesakitan sebelum akhirnya pingsan. Rekan-rekannya langsung membawa SA ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Dugaan kuat mengarah pada overdosis, tetapi justru ada kejanggalan dalam penanganannya.

Yang menjadi sorotan publik, pihak pengelola THM disebut tidak melaporkan insiden tersebut kepada polisi. Bahkan, beberapa rekan korban mengaku diminta menghapus unggahan duka cita di media sosial, seolah ada upaya meredam penyebaran informasi. Jenazah SA pun disebut langsung dipulangkan ke Jakarta tanpa prosedur pemeriksaan aparat.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, saat dikonfirmasi terkait dugaan kematian akibat overdosis di salah satu THM, mengaku belum menerima laporan resmi. “Saya cek dulu. Kapan kejadiannya?” ujar Hendri melalui pesan WhatsApp pada Minggu (16/11/2025). Setelah diberikan informasi awal mengenai waktu dan lokasi, ia hanya memberikan jawaban singkat: “Oke monitor.”

Hingga kini, publik menunggu langkah tegas pihak kepolisian untuk mengungkap apakah ada unsur kelalaian atau upaya penghilangan jejak oleh pihak pengelola THM dalam kasus kematian SA ini.

Penulis: Darni| Penyunting: Rawitasari | RealNewsID.com

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *